Halal Bihalal Friskväderstorget

Acara halal bihalal kali ini (Sabtu, 18 September 2010) diselenggarakan di rumah mbak Lala dan pak Alsagof di Friskväderstorget. Beda dengan acara halal bihalal sebelumnya di mana pesertanya lebih  beragam, kali ini pesertanya adalah anggota pengajian ibu-ibu beserta keluarganya plus para mahasiswa.

Demi kelancaran dan kenyamanan acara ini, para ibu saling berbagi tugas menyiapkan makanan.  Keluarga kami mendapat jatah untuk membuat opor ayam dan telur (minus lontong).


Bagaimana, kelihatan enak apa tidak? Kami  menyiapkan untuk sekitar 30 orang. Lumayan banyak, ada tiga panci yang kami buat.

Sebelum acara dimulai dan sambil menanti yang belum datang, para hadirin ngobrol-ngobrol dulu. Tentunya dengan ditemani cemilan berupa kacang-kacangan (maksudnya kacang beneran lho… ) yang disediakan oleh tuan rumah.

Jika bapak-bapaknya ngobrol ngalor ngidul, apa yang dilakukan ibu-ibu? Apalagi kalau bukan inspeksi makanan… eh maksudnya menata makanan untuk menu utama acara ini.

Menu cemilan sebelum acara utama dimulai. Ada kacang-kacangan…

martabak… dan ada juga cemilan yang lain yang tidak sempat kami foto satu-persatu…

Sang fotografer cilik sedang sibuk mengambil gambar…

Setelah sholat dhuhur berjamaah, acara pun dimulai. Mas Ibra (mahasiswa Phd di Chalmers) membuka dan memandu acara.

Selanjutnya pak Muslikhin (dosen Teknik Kimia UGM) memberikan hikmah lebaran.

Meskipun ceramah sedang berlangsung, acara cemil-cemil tetap jalan terus..


Naufal juga sibuk dengan acara cemil-cemil…

Kalau mas Aziz (dosen Teknik  Kimia UGM, mahasiswa S3 di Chalmers)  serius banget mendengarkan ceramah..

Ada apa Jens? Pusing…? atau mungkin nggak tau…apa yang sedang diceramahkan?

Mas Supri (mahasiswa S2 Teknik Kimia di Chalmers) kayaknya kuatir, jangan-jangan gak kebagian martabak…

Untunglah, martabaknya masih ada meskipun tinggal sedikit…

Setelah ceramah usai, acara utama dimulai. Sambil menunggu ibu-ibu yang sedang mengambil makanan utama, para bapak sibuk dengan kegiatan masing-masing.

Serius banget, soalnya yang dibahas adalah energi nuklir di Swedia…

Piring penuh makanan sudah ditangan, tapi kok ngelamun? Oh, ternyata sedang mikir-mikir, kayaknya salah strategi nih ngambil makanannya.. harusnya ngambil Tekwan dulu ….

Selamat makan…

Setelah kenyang dengan menu utama, ngobrol pun dilanjutkan.

Ibu-ibu sibuk membahas acara berikutnya: tukar kado..

Rian dapat kado ini… isinnya roti kering..

Anak-anak dan kado-kado mereka.

Adam (putranya mbak Eka Lansler) dapat kado apa ya? Kok cuman kertas kado doang…

Acara tukar kado juga untuk bapak-bapak.

Ini yang didapat oleh papanya Rian… serbet untuk dapur

Pak Isroi (mahasiswa S3 bioteknologi) sedang memberi tahu cara kerja alat pijat.

Mas Ibra dapat sikat gigi…

Ibu-ibu juga tidak mau kalah… tukar kado juga dong…

Yah… lumayan, dapat rambutan… tombo kangen…

Di akhir acara, tentu saja tak lupa foto bersama…

Bapak-bapak juga tidak mau ketinggalan..

One thought on “Halal Bihalal Friskväderstorget

  1. Assalamu’alaikum wr wb.
    Ternyata Pak Alex juga suka ngeblog juga ya..? Selamat deh Pak. Saya tidak punya dokumentasi acara ini. Bisa jadi kenangan.

    isroi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s